Ketika Kau Kembali…

17 Jul 2009

Berawal dari satu ketikan lewat facebook berlanjut keketikan-ketikan berikutnya sehingga mengajak kami berpindah ke YM dan akhirnya seseorang tadi menyapaku :

Jualis Tiarso Budi falak: dorr…aku redova…
sa54ki: keliatan
Jualis Tiarso Budi falak: yes..
sa54ki: :D
sa54ki: terus gimana?
Jualis Tiarso Budi falak: bikin tetang apa nih..?
sa54ki: tentang apaya ?
sa54ki: ayo pengennya tentang apa ?
Jualis Tiarso Budi falak: a day in the land of sun…
Jualis Tiarso Budi falak: apa coba???
Jualis Tiarso Budi falak: hihihihi…
sa54ki: pengennya bikin tentang yg berbau romantis,xixixixi…
Jualis Tiarso Budi falak: hmm…
sa54ki: tp terserah deh
Jualis Tiarso Budi falak: boljug tuh..
sa54ki: hrs menurut pertimbangan berdua deh intinya
Jualis Tiarso Budi falak: CLBK, Love inthe first sight, ingin tapi tak ingin putus..
Jualis Tiarso Budi falak: punya ide??
sa54ki: wah seru juga tu
Jualis Tiarso Budi falak: pilih satu..
sa54ki: sepertinya rika setuju
sa54ki: yg manaya??
sa54ki: pilih yg CLBK boleh nggak ?
Jualis Tiarso Budi falak: hmm…ok..
Jualis Tiarso Budi falak: dimulai…
sa54ki: duluan dong…

Percakapan singkat diatas itulah menjadi awal dari permualaan diantara dua buah pikiran antara kami berdua menjadi kalimat-kalimat yang akhirnya tersusun menjadi sebuah cerita dibawah ini namun sebelum membaca langsung cerita kita berdua ada baiknya dulu temen-temen ikuti ringkasan cerita berikut ini :

Ketika Kau Kembali

Ketika kau kembali kau bukan kau lagi sebenarnya inilah inti ceritanya,didalam cerita ini ada tiga orang yang menjadi tokoh utama yaitu Arman,Dewi dan Laksmi.

Arman adalah seorang lelaki yang kurang beruntung didalam hidupnya,suatu hari diusianya yang masih cukup muda itu Arman ditetapkan menderita penyakit Syndrome Parkinson (menghilangnya ingatan perlahan-lahan) dan itu menyebabkan ia menghilang begitu saja dari kehidupan Dewi tunangannya dan sampai tiga tahun berlalupun Dewi tak pernah mengetahui dimana keberadaan Arman namun sesungguhnya kepergian Arman dari satu-satunya orang yang amat ia kasihi itu bukanlah ia sengaja melainkan ia tidak ingin Dewi menderita jika tetap bersamanya dan Arman pun mempunyai alasan tertentu mengapa ia memilih menghilang saja dari Dewi karena ia tidak ingin Dewi menyaksikan memori atau ingatan-ingatan yang ada dikepalanya hilang perlahan-lahan dihadapan Dewi.

Sedangkan Laksmi adalah seorang perempuan yang dari kecil telah dibesarkan dipegunungan tempat Arman akhirnya menapakkan kakinya untuk menjalani hidupnya yang bahkan perlahan-lahan akan ia lupakan bersama penyakit yang ia derita dan Laksmi yang dari pertama telah menaruh perhatian pada Arman akhirnya menawarkan diri untuk menjaga Arman sampai ingatannya menjadi nol sekalipun walaupun Arman tak punya cinta untuk Laksmi tetapi tetap Laksmi percaya kalau suatu hari cinta itu pasti memihak padanya.

Nah…,bagaimana dengan Laksmi dan segenap pengorbanannya yang tetap percaya pada keteguhan cintanya ? Akankah pengorbanan itu berbuah keindahan untuknya ?

Lalu bagaimana dengan Dewi yang masih merasa digantung oleh Arman ? dan reaksinya ketika mengetahui yang sebenarnya ?

Dan bagaimana pula dengan Arman beserta isi kepalanya ?

Untuk tahu jawabannya jangan lupa baca dan simak cerita dibawah ini,selamat membaca… :D

Ketika Kau Kembali…


Senja terasa panas dikota ini,telah lama Dewi larut dalam kesendirian. Tiga tahun sejak perpisahan yang tak diduga itu masih menyimpan gemelut dihati terdalamnya.

Disisi lain dunia,Arman terlihat menerenung dikegelapan sore lembah itu. Telah tiga tahun pula ia menghindari dunia luar,memilih suatu tempat dengan perhiasan gunung-gunung biru serta warna hijau alam yang dipenuhi oleh keindahan dedaunan dari pohon-pohon yang menambah sejuknya udara pegunungan jauh dari kota yang kealamiannya semakin lama semakin musnah ditelan kecanggihan.

Tak seorangpun yang bisa membaca wajah Arman disore saat tenggelamnya sang matahari dunia ketika ia membuka sepucuk surat yang ditulis tangan oleh seseorang yang masih belum diketahuinya.

Yang terbuai dalam sepi…aku…
Yang menunggu dalam dingin…aku…
Yang enggan menghapus tanya…aku…

Tiga kalimat yang tertulis dalam kertas beraroma kenangan,Arman menutup matanya,mengingat siapa gerangan aroma itu dan tak disangka oleh aroma wewangian parfum yang dibubuhi dikertas itu kenangan-kenangannya dimasa itu terekam ulang bersama bayang wajah samar yang muncul dibenaknya.

“Dewi….” Seru hatinya namun ketika ia dapat menemukan sang Dewi didalam benaknya tanpa diinginkan pundak Arman disapa lembut oleh jemari tangan yang ia kenali sentuhannya.

“Mas Arman…,aku mencarimu disetiap tempat persinggahanmu ternyata kamu ada disini. Aku lega menemukanmu.” Sebelum petang berganti malam suara lembut dan seyuman hangat menabirkan benak Arman.

“Laksmi…” dan pelukanpun mendekap hingga gelap meraja…,hangat ditubuh Arman namun bersama dengan larutnya malam bayangan itu masih menghantui Arman dan seisi kepalanya hanya ada senyuman manis yang berasal dari wajah ayu seorang perempuan yang kemudian ia ucapkan namanya “Dewi”.

Malam belum usai,gelap pun belum terbayar suara serangga malam meramaikan suasana ditengah ruang menguak hening,mengacak-acak ingatannya dan rasa sakit yang menjadi itu datang lagi menhampiri urat-urat yang ada dikepala Arman sehingga mengakibatkan ia menyudahi lagi ingatannya.

Lalu airmata membasahi kelopak mata Laksmi yang meratapi wajah Arman yang akhirnya tertidur pulas disandaran harapan. Batin Laksmi bahagia memiliki Arman disisinya tapi sebagai perempuan sesungguhnya Laksmi juga menangis dibalik setiap senyumannya karena sesungguhnya Laksmi masih terus berharap akan cintanya kepada Arman.

Embun mulai menetes dipagi itu,mentaripun mulai menghangatkan hari menunjukkan keperkasaannya. Sebuah senyuman menyapa Arman dibalik redup pandangan matanya.

“Pagi, Mas…” Lirih Laksmi menyapa pujaannya.


Arman membalas sapaan Laksmi dengan dibubuhi seyuman yang melingkar di bibirnya lalu Laksmi tiba-tiba mendekati Arman dan memeluk tubuhnya erat dan tambah erat lalu hatinya bersuara

“Aku percaya kalau hatimu pastikan menerima hadirku didalamnya” Kemudian ia melepas pelukannya.

“Ada apa..?” Tanya Arman tapi Laksmi tak menjawab,hanya diam dan masih tetap diam.

Bersambung…

Salam Rika&Redova :D


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post