• 16

    Jan

    Dan Akupun...

    Dan akupun terjatuh Jatuh pada lumpur yang penuh rindu Tak ada seorangpun yang mampu mengalihkan pandanganku Aku terus bersemayam dengan khayalanku Yang semakin hari semakin membelenggu hidupku Membuat semua orang menertawakanku Namun meskipun begitu Akukan tetap hidup bersama angan-anganku Angan-angan akan mimpiku Yang selalu memberi keindahan disetiap hari-hariku Takkan kubiarkan mimpi itu semu Takkan kurelakan siapapun menggangguku Biarkanlah berjalan dengan waktu Sampai waktu itu membawaku,membuka mataku.
  • 8

    Jan

    "7%" dari SiOeji

    Suatu ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata, Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat seperti apakah Neraka dan Surga itu. Kemudian Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke dalam. Di tengah ruangan terdapat sebuah meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya terdapat semangkok sup yang beraroma sangat lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang yang kurus yang tampak sangat kelaparan. Orang-orang itu masing-masing memegang sebuah sendok yang terikat pada tangan masing-masing. Sendok tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di tengah meja dan mengambil sup yang lezat tadi. Tapi karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak dapat
  • 6

    Jan

    Puisiku untuk Palestina

    Tak kenal siang ataupun malam, Tak perduli anak kecil yang merintih kepedihan. Sepuluh detik sekali suara ledakan yang mendebarkan jantung itu, Masih terus saja beraksi dengan lancangnya. Mimpi buruk apakah ini semua ? Sehingga banyak mereka yang terenggut nyawanya. Sebagian mereka menangis menjerit disepanjang jalan, Menyaksikan anak atau keluarganya, Yang telah kaku terbaring menyedihkan. Ajaran dari manakah ini semua ? Kenapa mereka yang disana, Masih saja tertutup mata hatinya, Mencabik-cabik ketenangan saudaranya, Menyayat hati sesama manusia. Siapa yang salah,siapa yang berdosa ? Siapa yang harus bertanggung jawab atas ini semua ? Mengapa yang menggenggam senjata, Masih saja lebih kuat dari segalanya. Masih adakah Cinta dihati mereka ? Tak terpukulkah batin dan jiwa mereka ? Keti
  • 5

    Jan

    Malam yang Sunyi Sepi Sendiri

    Kemudian malam pun datang, Angin berhembus kencang, menyapa alam yang sunyi. Aku disini sepi, Melewati detik yang berjalan. Detik demi detik,detik berganti detik. Namun aku masih tetap berada disini, Duduk diam menyaksikan sunyinya malam. Yang semakin membawaku larut dengan kesendirian, Berteman dengan kesunyian.
  • 4

    Jan

    TanOshi,UreShi,DaiSuKi...

    Kyo wa tanoshi,kyo mo ureshi. Minna daisuki,zutto daisuki. Kokoni iru no wa hitotsu no siawase, Watashi no jinsei wa subarashi to itai. Kotoba ni dekinai,kotoba ni dasenai. Kono arigatai kimochi o minna ni tsutetai. Tanoshi mainichi,ureshi no kimochi. Daisuki no hito tachi,sobani ni iru kagiri, Siawase ippai kono watashi. ********************************************************************** Hari ini aku bahagia,hari ini pun aku gembira. Mereka yang ku sayangi,selamanya kan kusayangi. Berada disini merupakan sebuah kebahagian yang tak ternilai bagi diri, Indahnya hidup ini ingin kusampaiakan keseluruh dunia. Tak bisa diucapkan dengan kata,tak bisa dibentuk dengan kalimat. Besarnya rasa terima kasih ini,ingin kuutarakan pada semua. Cerianya hari-hari,gembira rasa hati. Mereka yang
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post